Chairul Tanjung

Chairul Tanjung

Pendiri dan Pemimpin CT CORP, Chairul Tanjung berbagi cerita mengenai kesuksesannya mengembangkan usahanya yang mencakup bisnis media, perbankan, hingga retail. CT, sapaan akrab Chairul Tanjung, menyampaikan ada empat bagian yang berisi nilai-nilai penting  sebagai intisari dari buku autobigrafinya, Chairul Tanjung: Si Anak Singkong. CT menyapa audiensinya yang hadir dalam Diskusi Entrepreneurship Chairul Tanjung dan Jokowi, dengan sebutan, “Adik-adik,” melihat yang hadir kebanyakan adalah kalangan youth.

“Pertama, bahwa sukses adalah hak milik semua orang. Sukses bukan hak orang-orang kaya. Jadi siapa pun orang tua adik-adik, kalian bisa sukses asalkan ada usaha!” ucap CT dengan lantang. Dia menyebut daerah tempat dia lahir dan tinggal dulu adalah daerah perkampungan sempit di sekitar rel kereta api Kemayoran. Tempat tinggalnya itu menggambarkan potret perekonomian orang tuanya yang pas-pasan.

Kondisi orang tuanya tidak mematahkan semangat berjuang CT. Sebaliknya itu menjadi pemicu yang membuat dia berkomitmen harus sukses. “Cari trigger atau pemicu yang membuat adik-adik berkomitmen untuk maju.”

Masih dalam rangkaian nilai pertama, CT menyarankan bagi audiensi agar mencari sesuatu yang disukai dan bisa membuat diri berhasil, berapapun hasilnya. Lalu carilah peluang dan mewujudkannya dengan aksi. “Jadi orang jangan hanya berkhayal. Just do it!”

untuk menjadi “from nobody to be somebody, from nobody to be something, mulailah dari sesuatu yang kecil, yang memang paling mampu kita lakukan. Mulailah dari yang dekat. Jangan pernah mimpi, saya harus begini, besok jadi konglomerat. Tidak mungkin bisa. Mulailah dari menapak anak tangga demi anak tangga.

“Waktu saya kuliah, saya berusaha cari uang bukan berpikir supaya menjadi konglomerat. Bukan. Apa itu konglomerat saja waktu itu tidak mengerti. Mulailah dari lingkungan terdekat, yang bisa kita jangkau. Paling penting adalah do something, kerjakan sesuatu. Jangan mimpi terus, tidak berbuat sesuatu. Lakukan sesuatu, action, sekecil apapun. …”

Nilai kedua adalah melihat modal bukan hanya berupa uang. “Teman juga bisa berperan sebagai modal. Itu namanya networking.” CT menyebut usaha pertamanya di bangku kuliah adalah menjual salinan diktat dengan harga lebih murah dari aslinya kepada teman-teman kuliahnya. Usahanya itu kemudian berkembang menjadi usaha fotokopi. Dalam menjalankan usahanya itu, CT berusaha menjaga kepercayaan customer-nya. “Kepercayaan itu proses yang dijaga, tidak bisa dibeli.”

Ketiga, sesuatu yang terjadi dalam kehidupan sekarang tidak akan terlepas dari kehidupan sebelumnya. “Contoh dulu saya tinggal di gang sempit yang hingga sekarang isinya preman yang menguasai mata rantai perkenomian dan kehidupan keras. Tapi saya beryukur, kehidupan keras saat kecil itu berpengaruh pada saya saat ini. Saya menjadi kuat dalam menghadapi apapun dan tidak gampang menyerah. Kalau kita tidak kuat menghadapi tekanan, kita tidak akan sukses.”

yang paling penting adalah bersikap optimis. Di mata CT, tidak ada pengusaha sukses yang pesimis. “Insya Allah kalau adik-adik menerapkan itu semua, dalam dua puluh tahun mendatang adik-adik akan lebih sukses dari seorang Chairul Tanjung. Itu yang saya tunggu,” tutup pengusaha bertitel dokter gigi ini.

….
Perusahaan-perusahan besar terkenal yang bernaung di bawah CT Corp, antara lain adalah
Bank Mega dan Asuransi Mega, Trans TV dan Trans7, Trans Studio, Bandung Supermal, Carrefour,  Metro Department Store, detik.com, Coffe Bean and Tea Leaf, Baskin Robbins, Wendys,  PT Mahagaya Perdana pemegang merek-merek mewah internasional; Prada, Miu Miu, Tod’s, Aigner, Brioni, Celio, Hugo Boss, Francesco Biasia, Jimmy Choo, Canali, dan Mango, dan masih banyak lagi perusahaan besar milik Pak CT yang bernaung di bawah bendera CT Corp itu yang bergerak di bidang jasa keuangan, perhotelan, traveling, perkebunan, dan lain-lain. Pada 20 November 2012, saham Carrefour telah dibeli 100 persen oleh CT Corp. Nama “Carrefour” akan menjadi “Trans Carrefour.” Nama dan logo Carrefour akan semakin kecil dan akhirnya “menghilang” dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Diganti dengan nama “Trans … ” dengan logo baru.

Selamat buat Pak Chairul Tanjung atas kesuksesannya dan berbagi kesuksesannya. Semoga semua pembaca RumahPengusaha menjadi sukses pula mengikuti jejak Beliau.

happy wheels 2

Latest Tweets

  • It seems like you forget type any of your Twitter OAuth Data.