SWI Apresiasi PT.United Tractors, Lepasliarkan Rusa Timor Pada Habitatnya


rumahpengusaha.com. SUKABUMI–I PT United Tractors Tbk (UT), anak usaha PT Astra International Tbk, kembali menegaskan komitmennya pada pelestarian lingkungan melalui pelepasliaran 10 ekor Rusa Timor (Rusa timorensis) di Kawasan Margasatwa Cikepuh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program United Tractors for Nature and Environment Sustainability (UTREES) yang dijalankan UT bersama IPB University. Program ini bertujuan mendukung konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia.

Pelepasliaran tersebut menjadi tonggak penting dari kolaborasi jangka panjang UT dan IPB University dalam pengelolaan konservasi Rusa Timor yang telah dimulai sejak 2018.

Melalui program pembiakan dan pengelolaan di Taman Hutan Kampus IPB Dramaga, populasi Rusa Timor berhasil meningkat signifikan dari 8 ekor menjadi 43 ekor. Dari jumlah itu, 10 ekor Rusa Timor generasi keempat dinyatakan lolos seleksi dan memenuhi kriteria untuk dikembalikan ke habitat alaminya.

Proses Seleksi Ketat Sebelum Pelepasliaran
Direktur Human Capital, Communications & Sustainability UT, Ari Sutrisno, menjelaskan seluruh individu rusa melewati tahapan ketat sebelum dilepas.

“Sebelum dilepasliarkan, seluruh rusa menjalani penilaian kondisi individu, survei kesesuaian habitat, hingga proses habituasi selama dua minggu di kandang adaptasi di kawasan pelepasliaran. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan adaptasi satwa, sehingga peluang keberhasilan pelepasliaran lebih optimal,” ujar Ari.

Ia menambahkan, Rusa Timor merupakan satwa endemik Indonesia yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, salah satunya melalui penyebaran biji dan regenerasi hutan. Berdasarkan IUCN Red List, spesies ini berstatus Vulnerable atau Rentan sehingga membutuhkan upaya konservasi berkelanjutan.

Kawasan Margasatwa Cikepuh dipilih karena memiliki habitat alami yang masih terjaga, ketersediaan pakan memadai, dan tutupan vegetasi yang mendukung kehidupan Rusa Timor. Kawasan ini juga menjadi rumah bagi berbagai satwa liar lain sehingga memenuhi aspek ekologis sebagai lokasi pelepasliaran.

Kolaborasi Lintas Pemangku Kepentingan
Pelepasliaran ini melibatkan IPB University, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Pemerintah Desa setempat, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Melalui program UTREES, kami berupaya memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian satwa endemik Indonesia sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem. Kolaborasi bersama IPB University dan para pemangku kepentingan menjadi bukti bahwa sinergi multipihak dapat memberi dampak positif bagi lingkungan dan keberlanjutan di masa depan,” lanjut Ari.

Inisiatif ini juga mendukung pencapaian target keberlanjutan perusahaan pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), khususnya dalam pengelolaan keanekaragaman hayati.

“Melalui berbagai inisiatif keberlanjutan, UT akan terus menghadirkan program yang memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan,” pungkasnya.

Apresiasi dari Sekber Wartawan Indonesia
Ketua Umum Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) H.Iskandar, S.Sos., turut mengapresiasi langkah UT.

“Kami sangat mendukung dan memberikan apresiasi tinggi kepada UT atas pelepasliaran Rusa Timor ini. Ini langkah yang patut dicontoh oleh seluruh bangsa Indonesia untuk bersama-sama melestarikan keanekaragaman hayati,” tegasnya.

Tentang UTREES
United Tractors for Nature and Environment Sustainability (UTREES) adalah program keberlanjutan UT yang berfokus pada pelestarian alam, konservasi keanekaragaman hayati, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar area operasional perusahaan. (Red-Gun)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *